Kamis, 18 November 2010

City Siap Bajak Dani Alves

Mandeknya negosiasi perpanjangan kontrak antara Barcelona dengan Dani Alves menarik perhatian Manchester City. Klub kaya Liga Inggris tersebut, dikabarkan, siap memanfaatkan kejadian tersebut untuk memboyong Alves ke Inggris.
Seperti dilansir Daily Mail, kubu Barcelona yakin bahwa perwakilan City bakal berada di Spanyol 29 November mendatang untuk menyaksikan permainan Alves kala membela Barcelona dalam melawan seteru berat mereka Real Madrid. Apabila Alves dinilai cukup mumpuni, perwakilan City bakal melanjutkan pembicaraan untuk memboyong pemain asal Brazil ini, Januari mendatang.
City sendiri telah secara resmi mengakui bahwa mereka berminat memboyong Alves ke City of Manchester Stadium. Bahkan, mereka siap merogoh kocek sebesar 30 juta Pounds demi mendapatkan Alves. Tentu saja Barcelona bakal berpikir keras mengenai tawaran ini. Sebab, bisa jadi nilai Alves bakal turun.
Kontrak Alves di Barcelona masih tersisa hingga 2012 mendatang. Namun, Los Blaugranas mencoba menambah durasi kontrak sampai 2015. Sayang, harapan jawara Liga Spanyol itu harus bertepuk sebelah tangan. Pasalnya, Alves jual mahal dan mematok harga yang dikabarkan kelewat tinggi bagi kubu Barcelona.
Jika Barca memang tidak bisa memenuhi keinginannya, Alves menyatakan tidak keberatan untuk pergi. Ia merasa tak bakal sulit untuknya mencari klub lain yang sanggup membayarnya tinggi.Bahkan, dia sempat mengaku bahwa ada beberapa klub dari Liga Inggris yang mulai menggodanya untuk hengkang. "Saya tahu ada tawaran yang datang dari Liga Premier. Namun, itu semua terserah agen. Tugas saya hanyalah untuk bermain," ungkap mantan pemain Sevilla itu.

Seragam Baru Sang Garuda Merah Putih

Bukan hanya Adidas bersama Spanyol yang merilis kostum anyar, timnas Indonesia juga mendapatkan hadiah dari Nike, inilah seragam Garuda Merah Putih terbaru.
Kostum berwarna Merah yang khas Indonesia, kali ini tampil dengan potongan yang cukup ketat, dan bakal menemani pasukan Garuda berjuang di lapangan kala mulai terjun di kompetisi Piala AFF Desember mendatang.
Kaus ini memiliki teknologi pengembangan yang serupa dengan kostum klub serta timnas kelas satu di dunia, sebut saja Belanda, Brasil, Inter, maupun, Juventus.
Rancangan kaus ini begitu ringan dan menggunakan kain daur-ulang, kaus baru ini dibuat seluruhnya dari poliester daur-ulang, di mana tiap kausnya dibuat dari 8 botol air.
Kaus kandang yang baru, telah diberi tambahan sedikit garis hijau di kedua sisi bagian lengan, agar para pemain tampak lebih gagah dan berani, meski sedikit mirp kostum timnas Portugal.
Logo Garuda Pancasila yang menjadi ciri khas mereka, kini diberi pinggiran bulat. Warna merah yang polos jika diamati memiliki relief grafis Garuda Pancasila.
Di dalam kaus, di balik lambang Garuda, ada tulisan, ‘Bhinneka Tunggal Ika' yang jika diterjemahkan memiliki arti ‘walaupun bebeda-beda tetapi tetap satu jua', frasa terkenal yang sudah menjadi semboyan bangsa kita.
Celana menggunakan warna putih polos, dengan sedikit garis oval merah memanjang di kedua sisinya, sementara kaus kaki full putih polos, dengan logo Nike di tengahnya.
Dalam situs resmi Nike mereka mengklaim "Kostum baru tim nasional Indonesia memberikan tim Garuda ini keunggulan untuk menghadapi semua tantangan dan kesiapan untuk mempersembahkan penampilan terbaik di lapangan."
"Ini adalah produk berperforma tinggi yang akan membantu untuk menjadikan kamu juara berikutnya."

Peringatan Pedrosa untuk Stoner

Casey Stoner mencatatkan hasil bagus dalam tes bersama Honda pekan lalu. Tapi Dani Pedrosa  mewanti-wanti rekan barunya itu agar jangan terbuai karena Honda masih belum oke benar di sektor mesin.

Musim depan Stoner akan membela Honda, setelah sebelumnya berkiprah di bawah panji Ducati. Pembalap Australia itu pun telah melakukan ujicoba bersama tim barunya setelah balapan terakhir di Valencia tempo hari.

Meski demikian, Pedrosa langsung memberikan peringatan kepada Stoner kalau Honda masih perlu pembenahan besar dalam aspek mesin. Pedrosa sendiri masih frustrasi dengan mesin Honda yang ia sebut masih sulit ditangani.

"Aku tak tahu bagaimana dengan Ducati, tapi dibandingkan dengan Yamaha kami masih terlalu agresif saat menaikkan dan menurunkan kecepatan," papar Pedrosa di MCN.

"Motor kami banyak bergerak karena mesin dan kami masih harus membenahi itu. Pengalaman Casey bersama Honda masih minim, ia belum menggunakannya untuk membalap agar bisa dibandingkan dengan Ducati," lanjutnya.

Pedrosa yang sepanjang karirnya membela Honda juga menyebut kalau mesin baru telah ia coba di Valencia, kendati masalah masih saja tetap tersisa.

"Aku tahu betapa sulitnya menangani keluaran tenaga sepanjang balapan sedangkan ia hanya dalam waktu singkat. Aku sudah mencoba mesin baru di Valencia tapi itu masih saja terlalu agresif dalam hal tenaga keluarannya," keluh Pedrosa.

Spies Jadikan Lorenzo Mentor


Hubungan dua pembalap Yamaha di musim 2011 mungkin bakal lebih harmonis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ben Spies menyatakan kalau dia bersedia berguru pada sang juara dunia, Jorge Lorenzo.

Sejak kedatangan Jorge Lorenzo, persaingan antarpembalap terjadi di tim Fiat Yamaha. Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi terlibat perang dingin di dalam dan luar lintasan.

Mulai musim depan, kondisi tim tersebut mungkin bisa lebih kondusif. Spies yang berstatus pendatang baru di tim asal Jepang tersebut menyebut dirinya tak ragu untuk belajar dari "seniornya" yang lebih muda tiga tahun itu.

"Itu sesuatu yang yang sangat saya nantikan karena saya suka belajar darinya (Lorenzo). Dia jelas sendirian berada di depan sekarang, dan ada beberapa area yang saya lihat sepanjang musim ini ingin tetap saya pertahankan, dan mengembangkannya di sisi yang lain," sahut Lorenzo di Autosport.

"Dan ada beberapa hal yang bisa dia lakukan dengan sangat baik dan Anda tak ingin hanya ingin menirunya, tapi Anda ingin menyatukannya dengan apa yang Anda miliki. Sebagai pembalap saya butuh mengembangkan diri, saya tahu itu. Dan kami akan berusaha melakukan itu dengan membandingkannya dengan apa yang dimiliki Jorge," sambung pembalap asal Amerika Serikat itu.

Spies menuntaskan musim balap 2010 dengan duduk di posisi enam klasemen setelah mengumpulkan 176 poin. Prestasi terbaik mantan juara dunia Superbike itu adalah menjadi runner up di MotoGP Indianapolis.

Liverpool rocked as Gerrard out for four weeks


Gerrard, 30, pulled up in the latter stages of England's 2-1 defeat to France at Wembley on Wednesday, and was immediately replaced by Peter Crouch.
He now faces up to a month on the sidelines with an injury that Dr Peter Brukner, the head of sports science at Anfield, described as "significant".
"Steven injured his hamstring last night [Wednesday]," Brukner said. "He's just been in for an early assessment here and it certainly looks like a significant hamstring injury. We should have the results of the scan tonight [Thursday].
"He's going to be out for a little while, I'm afraid. I'd imagine it could be three to four weeks. If you put your hand up to play for your country, you've got to accept how long they want you to play for.
"There were obviously circumstances last night which came together to result in Steven playing for a bit longer than we'd hoped, which is disappointing, but there's nothing we can do about that now.
"We'll move on and work as hard as we can to get him back playing for Liverpool as soon as possible."
Gerrard will undergo a scan later on Thursday to reveal the full extent of the injury, but Liverpool's medical staff are expecting their assessment of a three- to four-week lay-off to be confirmed.
If he is out for four weeks, Gerrard would miss the Premier League games against West Ham, Tottenham, Aston Villa and Newcastle, while he may also be absent for Europa League clashes with Steaua Bucuresti and FC Utrecht.
Liverpool's endured an appalling start to the season, which saw them drop into the relegation zone after eight games and exit the Carling Cup at the hands of minnows Northampton Town.
Successive wins against Blackburn, Bolton and Chelsea appeared to have arrested that slide, but Roy Hodgson's side have drawn at Wigan and lost at Stoke in their past two games.
Gerrard and fellow star turn Fernando Torres have struggled for form this season, but both have still proved the Reds' key attacking outlets and without Gerrard, there will likely be added responsibility on the shoulders of underperforming playmaker Joe Cole.

Rabu, 17 November 2010

Robert Pires pindah ke Aston Villa

Robert Pires bukan nama asing di Liga Utama Inggris

Pemain veteran Prancis, Robert Pires, kembali merumput di Liga Inggris.

Situs resmi Aston Villa menyebutkan Pires akan resmi bergabung dengan klub tersebut pekan ini.

"Diperkirakan Pires bisa bergabung dengan kami dalam dua atai tiga hari ke depan," kata Gary McAllister, asisten manajer Aston Villa.

Kepindahan pemain berusia 37 tahun ini dimungkinkan setelah klub Spanyol Villareal, tidak memperpanjang kontrak Pires pertengahan tahun ini.

Kehadiran Pires akan memperkuat skuad asuhan Gerard Houllier yang didera cedera dalam beberapa pekan terakhir.

John Carew, Emile Heskey, Stiliyan Petrov, Nigel Reo-Coker, dan Steve Sidwell, semuanya tidak bisa diturunkan.

"Ini perkembangan bagus. Saya yakin dia akan tiba di arena latihan dengan kondisi prima," kata McAllister.

"Pires bisa diandalkan karena prestasi dan pengalaman yang ia dapat sejauh ini."

Sebelum resmi pindah ke Aston Villa, Pires terlihat berlatih dengan para pemain Arsenal.

Pires sendiri bukan nama asing bagi penggemar Prancis dan Liga Utama Inggris.

Ia ikut mengantarkan Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

Ia juga membantu Arsenal dua kali menjuarai Liga Utama Inggris dan tiga kali Piala F

Quaresma Menyesal Gabung Inter

Istanbul - Ricardo Quaresma mengakui bergabung di Inter Milan adalah penyesalan terbesarnya. Bahkan dia mengaku mencucurkan air mata saat mengikuti latihan namun Jose Mourinho tak membantunya.   

Quaresma saat ini adalah pemain Besiktas. Namun dia sempat merumput bersama Inter setelah pelatih Jose Mourinho memboyongnya dari Porto pada September 2008 dengan transfer 18,6 juta euro.

Meski demikian, winger internasional Portugal gagal mendapatkan tempat dalam skuad utama I Nerazzurri. Bahkan dia sering mendapatkan ejekan dari para pendukungnya sendiri di Giuseppe Meazza.

"Penyesalan terbesar saya adalah bergabung dengan Inter. Kegembiraan dan juga kepercayaan saya telah diambil. Saya merasa dipinggirkan dari skuad dan bangun menangis saat mengikuti  sesi latihan," kata Quaresma seperti dilansir Football Italia.

Meski Mourinho memboyongnya dengan harga besar namun Quaresma akhirnya dipinjamkan ke Chelsea pada januari 2009. Ia akhirnya dijual oleh I Nerazzurri ke klub Turki, Besiktas, dengan harga sekitar 7 juta euro.

Quaresma pun heran dengan sikap Mourinho yang tak banyak membantunya. "Saya masih tak mengerti apa yang terjadi dengannya. Saat saya bergabung di Milan sangat jelas saya diboyong karena Mourinho menginginkan saya," keluhnya.

"Mou mengatakan di televisi bahwa saya membiarkan diri saya diintimidasi oleh fans Inter, tapi saya tak pernah takut kepada mereka. Saya juga tak takut dengan fans di sini di Turki, dimana tekanan media lebih tinggi dari Italia," tukas Quaresma.

Selasa, 16 November 2010

Afellay: Barca Is My Dream





Eindhoven - Ibrahim Afellay will go to Barcelona in the January transfer window. For this the Dutch midfielder, grazing in the Camp Nou is a dream come true.
Barcelona and PSV Eindhoven announced it has reached an agreement to transfer Afellay. La Liga champions only need to reach an agreement with the 24-year-old player in order to memboyongnya in January.
However, Barca are hoping to get agreement with the players in the near future. But apparently it would not be difficult because Affelay indeed have missed playing with Barca.
In fact, Afellay very enthusiastic and will join Barca. "Barcelona was fantastic, great teams and great. There is no player who refused to join Barca," he said as reported by ESPN.
"Barcelona are a great team and great. I've never been to the Nou Camp, either as fans or players. This is a dream for me Dapa play there. I am very excited to debut at the Nou Camp," said Affelay.